HARLAH KE-86 MADRASAH BANAT: LANJUTKAN IDE POKOK PARA PENDIRI

MA NU BANAT KUDUS > Berita > HARLAH KE-86 MADRASAH BANAT: LANJUTKAN IDE POKOK PARA PENDIRI
January 26, 2026 No Comments

Kontributor: Suha/Alfina (Tim Jurnalistik)

KUDUS – Madrasah NU Banat Kudus memperingati hari lahir (harlah) ke-86 dengan mengusung tema “Dengan Semangat Harlah, Kita Lanjutkan Ide Pokok Para Pendiri”. Puncak peringatan harlah digelar pada Senin (26/01/2026) dan berlangsung dengan khidmat di halaman MA NU Banat Kudus.

Acara ini diikuti oleh seluruh murid kelas akhir dari setiap jenjang di madrasah Banat, seluruh Bapak Ibu guru pendidik dan tenaga kependidikan madrasah NU Banat Kudus.

Rangkaian acara pada puncak harlah diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya Khotmil Qur’an, Manaqib, Istighotsah, serta penampilan dari setiap jenjang pendidikan.

Ketua Yayasan Pendidikan Banat Kudus, Bapak Drs. H. Noor Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam usia ke-86 ini madrasah Banat sudah cukup untuk menjadi madrasah yang kuat.

”Kita semua diberikan amanah oleh para pendiri untuk meneruskan dan menjaga madrasah ini dengan selalu menjalankan pesan dari para masyayikh. Seperti halnya pesan yang disampaikan oleh KH. Sya’roni Ahmadi bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus diniati untuk ibadah, kita juga harus senantiasa berakhlakul karimah dan menjaga kerukunan agar bisa bertahan ditengah dinamika pendidikan masa kini, ”tuturnya.

Bapak Khamim, M.Pd selaku ketua panitia harlah juga menyampaikan,”Peringatan harlah ini sebagai refleksi sejarah dan upaya meningkatkan semangat kebersamaan serta melanjutkan nilai-nilai luhur yang dicita-citakan para muassis Banat yang telah mendirikan Banat ini dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

lebih lanjut beliau juga berharap “semoga Banat senantiasa dalam lindungan Allah, dicintai umat, mampu mendidik generasi Islam Sunni, berprestasi dan berakhlakul karimah,”imbuhnya.

Sambutan ketua Yayasan Pendidikan Banat, Bapak Drs.H Noor Hidayat.
Sambutan ketua panitia harlah ke-86 Banat, Bapak Khamim, M,Pd.

Antusiasme para murid tampak dalam setiap penampilan yang disuguhkan. Beragam kreasi dari para murid ditampilkan dalam acara ini mulai dari rebana, fashion show, tari saman serta solo song. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan begitu terasa sepanjang acara berlangsung.

Penampilan solo song dari murid RA NU Banat Kudus
Penampilan rebana al-Hilwa dari MTs NU Banat Kudus

 

Penampilan tari saman dari Aceh oleh murid MA NU Banat Kudus
Penampilan Fashion show dari SMK NU Banat Kudus

 

Penampilan fashion show dari Akademik NU Banat bersama direktur AKNUBA
Penampilan solo song dari murid MI NU Banat Kudus

Kegiatan harlah ke-86 madrasah Banat dipungkasi dengan acara tasyakuran di sore harinya dengan menghadirkan romo KH. Ulil Albab Arwani Al-Khafidz. diantara tausiyahnya, beliau menjelaskan hikmah berinfaq sebagaimana di dalam Q.S Al-Hadid: 11:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ 

“secara tafsiran kurang lebih mengandung makna:

  1. Pinjaman yang Baik (Qardan Hasanan): Yang dimaksud di sini adalah bersedekah, berinfak, atau mengeluarkan harta di jalan Allah dengan ikhlas, tanpa mengharapkan imbalan dari manusia, dan bukan untuk pamer (riya).
  2. Perumpamaan Pinjaman: Allah mengibaratkan infak sebagai “pinjaman” untuk memotivasi manusia, padahal Allah Maha Kaya dan tidak membutuhkan harta. Ini menunjukkan betapa besarnya kasih sayang Allah dan jaminan balasan bagi mereka yang memberi.
  3. Balasan Berlipat Ganda: Allah berjanji akan mengembalikan pinjaman tersebut berlipat ganda, baik di dunia maupun di akhirat.
  4. Pahala Mulia: Selain gandaan harta, pelakunya akan mendapatkan pahala yang mulia, yaitu surga
  5. Berinfaq tidak serta merta dengan harta, akan tetapi bisa juga dengan ilmu seperti para guru,” tuturnya.
Romo KH. Ulil Albab saat memberikan tausiyahnya kepada jama’ah

Selain beliau, turut juga mengundang para tokoh agama serta tetangga madrasah Banat terdekat. (Ed: Mr.KR)

Tags :

Share: