ADU ARGUMENTASI & AKSI PANGGUNG WARNAI FESTIVAL BAHASA MA NU BANAT KUDUS

MA NU BANAT KUDUS > Berita > ADU ARGUMENTASI & AKSI PANGGUNG WARNAI FESTIVAL BAHASA MA NU BANAT KUDUS
February 12, 2026 No Comments

Kontributor: M. Kholilur Rohman

KUDUS — MA NU Banat kembali menegaskan komitmennya dalam membina kompetensi kebahasaan murid melalui penyelenggaraan Festival Bahasa yang berlangsung meriah dan penuh semangat, Kamis (12/02/2026). Kegiatan ini diikuti oleh murid kelas X dan XI serta mendapat sambutan antusias dari seluruh warga madrasah.

Sejak pagi hari, suasana madrasah tampak semarak dengan berbagai persiapan lomba dan penampilan. Festival Bahasa menghadirkan sejumlah perlombaan bergengsi, di antaranya debat Bahasa Arab untuk murid kelas X, debat Bahasa Inggris untuk murid kelas XI, serta pementasan drama yang melibatkan perwakilan kelas. Setiap cabang lomba dirancang untuk mengasah keterampilan berbahasa sekaligus melatih keberanian murid dalam mengekspresikan ide dan kreativitas.

Pada lomba debat, para peserta menunjukkan kemampuan berargumentasi yang baik. Mereka menyampaikan pendapat, sanggahan, serta solusi atas tema yang telah ditentukan dengan bahasa yang runtut dan komunikatif. Tidak hanya kemampuan berbahasa yang dinilai, tetapi juga ketepatan logika, kejelasan penyampaian, serta kerja sama tim. Penampilan para peserta mendapat apresiasi dari dewan juri dan penonton yang memadati lokasi kegiatan.

Potret Debat Bahasa Inggris
Potret Debat Bahasa Arab

Sementara itu, pementasan drama menjadi salah satu rangkaian acara yang paling menyita perhatian. Dengan kostum, tata panggung, dan penghayatan peran yang matang, para murid berhasil menghadirkan cerita-cerita inspiratif yang sarat pesan moral. Penonton terlihat antusias dan memberikan tepuk tangan meriah atas setiap penampilan yang ditampilkan.

Potret Peserta Lomba Pentas Drama
Potret Dewan Juri saat Bertugas

Ibu Hj. Zuhrotul Umniyah, S.Pd.I. selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa Festival Bahasa merupakan program tahunan yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan murid terhadap bahasa, baik Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris, sekaligus mengembangkan potensi seni peran.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, murid semakin percaya diri, berani berbicara di depan umum, serta mampu mengasah kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.

Selain sebagai ajang kompetisi, Festival Bahasa juga menjadi sarana silaturahmi dan kebersamaan antar murid. Mereka tidak hanya belajar untuk bersaing secara sehat, tetapi juga saling mendukung dan menghargai satu sama lain. Nilai-nilai sportivitas dan kerja sama pun tampak jelas selama kegiatan berlangsung.

Dengan terselenggaranya Festival Bahasa ini, madrasah berharap murid dapat terus mengembangkan bakat dan minatnya di bidang bahasa serta menjadikan kemampuan berkomunikasi sebagai bekal penting di masa depan. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin inovatif sebagai wadah pembinaan prestasi, karakter, dan kreativitas murid.

Tags :

Share: